TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day45 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 69) Hati Sahira serasa dihujam ratusan paku, sudah sekuat ini untuk meminta berpisah. Namun, sikap Fawwaz barusan membuat kebimbangan dalam dirinya lagi. Mengakhiri hubungan dan melepaskan seseorang yang sudah lama menemani Sahira adalah hal terberat...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day44 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 68) Tatapan mata Sahira lurus membidik Fawwaz hingga membuatnya gugup. Fawwaz begitu terkejut kala melihat Sahira dapat melontarkan kalimat yang tak pernah ia duga sebelumnya. Fawwaz diam membeku seperti patung es. Suasana mendadak hening, Sahira...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day43 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 67) Pesan sudah terkirim, berlinang air mata Sahira mengiringi tulisan yang dikirim untuk suaminya. Tak lama, centang dua di pojok bawah nampak berwarna biru menandakan pesan Sahira sudah terbaca. Perasaan Sahira bercampur baur, hatinya berdebar...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day42 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 66) Air mata tak berhenti membasahi pipi Sahira selepas ia pulang dari rumah Kyai yang disambanginya tadi pagi. Sahira mengambil album foto pernikahannya yang diletakkan di laci meja, terlihat betapa bahagianya wajah Sahira ketika...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day41 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 65) Jam dinding menunjukkan pukul sebelas malam, Fawwaz masih sibuk dengan laptopnya. “Kak, udah dong. Sibuknya di kantor aja, jangan di rumah juga. Masa laptop dipegang terus, aku nggak” keluh Sahira. “Aku lagi kejar target laporan...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day40 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 64) Sahira berdiri menatap lampu jalanan dari jendela rumah kontrakan yang baru di tempatinya. Beberapa saat lalu Sahira sempat tertidur sesaat di atas kasur karena lelah menanti suaminya pulang. Di rumah kontrakan yang kecil...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day39 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 63) Gawai Sahira berdering nyaring, tertera nama Sekar di permukaan layar. Sahira lantas menarik ikon hijau untuk menerima panggilan. “Assalamualaikum,” sapa Sahira. “Waalaikumsalam, Ra. Lagi apa?” tanya Sekar. “Lagi rebahan aja, kenapa Sekar? Tumben telepon,” kata Sahira. “Hari...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day38 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 62) Sahira bukan orang yang mudah membagi perasaan hati, ia memilih menyimpannya tanpa berbagi pada sosial media atau siapapun. Ia bahkan pandai menutupi luka hati, hingga di mata teman-temannya Sahira terlihat biasa saja dalam...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day37 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 61) Sahira duduk di kantin sambil memegang ponsel seraya menunggu makanannya diantar. Ia sibuk membalas pesan yang belum dibalasnya selama ia tinggal bekerja sedari pagi. Seketika suara perempuan mengagetkan dirinya. “Hey, dicariin mojok di sini,”...

Read more

TM45H

Cinta di Batas Lapang

#Bismillah #Day36 #NarasiLiterasiNegeri #IndonesiaMenulis #TantanganMenulis45Hari #Artsamawa #Sahira #Cinta_di_Batas_Lapang (Part 60) Kala sepi melanda Sahira di rumahnya, pikirannya pun tak tenang, kalimat praduga mengenai suaminya yang dilontarkan oleh Teh Lisna terus bergelayutan di dalam otaknya. Sahira mencoba menafikan dan membuang segala pikiran buruk mengenai...

Read more